
Pangkalan Susu, 11 Juli 2025
Yayasan Srikandi Lestari (YSL) kembali mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan ecoprint bersama komunitas dampingan di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya YSL untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lingkungan sekitar serta memperkuat keterampilan ekonomi alternatif yang ramah lingkungan pada tanggal 8-11 Juli 2025.
Pelatihan yang berlangsung selama 4 hari ini diikuti oleh puluhan perempuan dari desa-desa sekitar PLTU Pangkalan Susu. Mereka diajak mengenal dan mempraktikkan teknik dasar ecoprint, yaitu seni cetak kain menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tanaman yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Direktur eksekutif YSL menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan baru, tetapi juga menjadi bentuk perlawanan kreatif terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas industri energi kotor di wilayah mereka. “Melalui ecoprint, kami ingin menunjukkan bahwa alam bukan hanya menjadi korban, tetapi juga sumber daya yang bisa diberdayakan secara lestari,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan mulai dari pemilihan motif daun, pewarnaan alami, hingga proses pengukusan kain. Hasil karya peserta langsung dipamerkan di akhir kegiatan, dan beberapa di antaranya rencananya akan dipasarkan sebagai produk unggulan komunitas.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang telah dirintis YSL sejak tahun 2017. Salah satu peserta, Siti Khadijah menyampaikan rasa senangnya karena kegiatan ini memberinya pengetahuan baru yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan tambahan. “Selama ini kami hanya tahu menjahit atau membuat kue. Sekarang kami tahu bahwa daun pun bisa jadi karya seni yang bernilai jual,” ungkapnya.
YSL berharap kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkala dan melibatkan lebih banyak warga, terutama perempuan, agar mereka semakin berdaya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan di sekitar mereka.
