Medan 22 April 2022, dunia memperingati Hari Bumi (Earth Day). Srikandi Lestari, Fossil Free Sumut, XR Medan, LBH Medan dan mahasiswa berkumpul di titik Nol Kota Medan untuk melaksanakan aksi damai. Masa aksi turun ke jalan untuk menyuarakan isi hati rakyat dengan melakukan orasi dan membaca puisi untuk merayakan Hari Bumi tahun 2022.
Di tahun 2022 ini dengan tema yang di usung adalah “Invest In Our Planet” Kaum muda dan Mahasiswa mendesak dengan keras BANK BUMN (BNI, BRI, dan MANDIRI) serta BANK BCA untuk berhenti mendanai idustri Batubara yang di duga mencemari lingkungan dan mejadi salah satu penyebab perubahan iklim.
Perubahan iklim sendiri merupakan ancaman besar bagi masyarakat, kehidupan masyarakat yang berdampingan dengan perusahaan besar PLTU Batu bara menghasilkan abu beracun dari pembakaran Batubara dan limbah buangan air bahang ke laut lepas di duga membuat ekosistem laut jadi rusak dan juga meningkatnya kekhawatiran polusi udara yang sudah sangat meresahkan.

Di Hari Bumi ini para aksi masa menyerukan kepada masyarakat Indonesia menolak segala bentuk investasi yang menghancurkan lingkungan, karena para investor tidak memikirkan dampak negative yang terjadi pada lingkungan, atas nama energy di bangun PLTU akan tetapi akibat yang di timbulkan pembangkit listrik tenaga uap di Pangkalan Susu di duga telah menyebabkan masyarakat sekitar mengalami gangguan kesehatan, gatal-gatal yang berkelanjutan serta penyakit lainnya seperti sesak nafas, selain masalah kesehatan perekonomian mereka juga terganggu laut sudah tidak memberikan hasil pertanian selalu mengalami gagal panen.
Demi keberlangsungan lingkungan yang baik kita wajib melawan segala bentuk investasi yang merusak lingkungan, karena bentuk investasi yang di lakukan hanya untuk memperkaya oligarki-oligarki yang ada di Indonesia tanpa memikirkan kehidupan dan lingkungan kedepannya, karena kita sebagai makhluk hidup berhak memiliki lingkungan yang bersih dan layak, seruan untuk selamatkan berkali kali di teriakkan karena bumi dalam kondisi kritis menghimbau kepada Pemerintah agar berhenti kecanduan menggunakan energy kotor.
