Yayasan Srikandi Lestari Adakan Konsolidasi Strategi Kampanye dan Evaluasi Kelompok Dampingan

Sei Siur, Pangkalan Susu, 5 Februari 2025

Yayasan Srikandi Lestari menggelar konsolidasi strategi kampanye dan evaluasi kelompok dampingan pada 5 Februari 2025 di Sei Siur, Pangkalan Susu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat langkah advokasi perubahan iklim melalui pengorganisasian masyarakat di sekitar PLTU Pangkalan Susu.

Kegiatan dibuka oleh Mimi Surbakti pada pukul 11.00 WIB. Dalam pembukaan, ia mengajak para peserta untuk berkumpul sesuai dengan kelompok masing-masing guna melakukan evaluasi secara mendalam terkait aktivitas yang telah dilakukan. Kelompok Indah Lestari dari Desa Lubuk Kertang dan Kelompok Sei Siur Bersatu dari Desa Sei Siur merupakan dua kelompok dampingan utama yang ikut berpartisipasi.

Evaluasi Kelompok Indah Lestari Kelompok Indah Lestari menyampaikan bahwa partisipasi anggotanya masih cukup baik, namun keberanian dalam tampil dan menyuarakan pendapat masih menjadi tantangan utama. Mereka merasa perlu bimbingan lebih lanjut agar lebih percaya diri dalam kampanye. Selain itu, mereka juga melaporkan tantangan dalam sektor pertanian akibat serangan hama pada padi serta penurunan hasil tangkapan nelayan akibat pencemaran air laut dari limbah PLTU dan kelapa sawit. Dukungan dari pemerintah desa terhadap kelompok perempuan diakui cukup besar, meskipun beberapa anggota menghadapi hambatan dari pihak keluarga, khususnya suami yang kurang mendukung.

Evaluasi Kelompok Sei Siur Bersatu Kelompok Sei Siur Bersatu juga menunjukkan partisipasi yang aktif, terutama dalam merangkul generasi muda untuk ikut dalam kegiatan komunitas. Namun, akses transportasi masih menjadi kendala. Kelompok ini rutin memberikan informasi mengenai kondisi pertanian dan hasil laut, meskipun tidak semua anggota terlibat dalam kampanye. Dukungan dari pemerintah desa diwujudkan dalam bentuk pembuatan surat keputusan (SK) dan lahan penanaman mangrove, namun bantuan dalam bentuk material masih kurang.

Melalui kegiatan konsolidasi ini, Yayasan Srikandi Lestari berharap dapat menyusun strategi kampanye yang lebih efektif dengan melibatkan lebih banyak anggota komunitas. Meningkatkan keberanian dalam berbicara di ruang publik dan memperkuat jejaring dukungan dari pemerintah setempat menjadi fokus perbaikan ke depan.

Kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk memperkuat koordinasi antar kelompok serta merancang program pelatihan lanjutan guna meningkatkan kapasitas advokasi komunitas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top