
Sei Siur 28 April 2024
Yayasan Srikandi Lestari (YSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pemuda dan masyarakat melalui pelatihan serial hukum yang berlangsung di Desa Sei Siur. Kegiatan yang diselenggarakan pada 28 April – 1 Mei 2024 berhasil menghadirkan sebanyak 20 peserta mahasiswa serta perwakilan dari 4 kelompok masyarakat setempat.
Pelatihan ini dirancang secara komprehensif, melibatkan berbagai topik yang relevan dengan kondisi sosial dan lingkungan saat ini. Beberapa materi yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang iklim, teknik advokasi hukum, serta pembekalan tentang hak-hak masyarakat dalam menghadapi permasalahan lingkungan.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah materi tentang advokasi yang disampaikan oleh Marjoko dari Pusaka. Dalam pemaparannya, Marjoko menjelaskan pentingnya pemahaman dasar tentang hak asasi dan tata kelola lingkungan sebagai pijakan awal dalam melakukan advokasi. “Advokasi bukan hanya tentang aksi protes, tetapi bagaimana kita bisa memanfaatkan jalur hukum secara strategis untuk membela hak-hak masyarakat. Pemahaman ini penting agar suara warga dapat diterima secara sah oleh pihak pengambil kebijakan,” ungkap Marjoko

Menurut Aji selaku kordinator acara, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai isu-isu hukum yang berkaitan dengan perubahan iklim dan advokasi. “Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka, dengan kemampuan advokasi yang lebih baik serta pemahaman mendalam mengenai hak-hak mereka,” ujarnya.
Para peserta sangat antusias mengikuti sesi pelatihan yang interaktif dan aplikatif, di mana mereka tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga terlibat dalam simulasi advokasi dan diskusi kelompok. Salah satu peserta, Ade Indah Hutasoit, mahasiswa yang ikut serta dalam pelatihan ini, mengungkapkan, “Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya memahami hukum terkait lingkungan, terutama dalam upaya memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terdampak oleh proyek pembangunan.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program YSL dalam mendorong partisipasi aktif pemuda dan masyarakat dalam isu keadilan iklim dan perlindungan hak-hak warga. Dengan adanya pelatihan seperti ini, YSL berharap masyarakat dapat lebih siap dalam melakukan advokasi dan mengelola dampak perubahan iklim secara lebih terstruktur.