Audiensi YSL dengan BPS Deli Serdang Terkait Proses Penetapan Desil

Pakam, Yayasan Srikandi Lestari (YSL) melaksanakan audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Deli Serdang untuk membahas mekanisme penentuan desil dalam penyaluran bantuan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan bahwa penentuan penerima bantuan tidak hanya bergantung pada satu indikator, melainkan melalui proses penilaian yang kompleks. Setiap rumah tangga ditempatkan dalam kategori tertentu berdasarkan kondisi sosial ekonomi yang dihimpun melalui berbagai elemen pendataan.

BPS Deli Serdang menyebutkan bahwa terdapat 43 elemen yang digunakan dalam proses tersebut. Elemen-elemen ini menjadi dasar dalam menyusun peringkat kesejahteraan masyarakat, yang kemudian menentukan apakah seseorang masuk dalam prioritas penerima bantuan atau tidak.

Untuk memastikan data tetap relevan dengan kondisi di lapangan, dilakukan verifikasi langsung Proses ini mencakup pengecekan kondisi riil masyarakat, termasuk aspek kesehatan dan kemampuan ekonomi. Proses ini tidak berjalan sendiri. Pendamping sosial di lapangan turut dilibatkan untuk membantu memastikan akurasi data sekaligus mengawal proses pembaruan. Dinamika kondisi sosial masyarakat juga memengaruhi status penerima bantuan. Warga yang dinilai telah mengalami peningkatan ekonomi atau tidak lagi memenuhi kriteria dapat dikeluarkan dari daftar penerima. Sebaliknya, masyarakat yang baru mengalami penurunan kondisi ekonomi dapat diprioritaskan untuk masuk dalam skema bantuan.

Upaya pencocokan data juga dilakukan lintas sektor, termasuk dengan data kelistrikan. Hal ini bertujuan untuk melihat kesesuaian antara daya listrik dengan kondisi ekonomi rumah tangga. Hal ini dikarenakan dalam praktiknya banyak ditemukan ketidaksesuaian data, seperti perbedaan antara nama pemilik meteran dan penghuni rumah. Selain itu, dalam diskusi turut disinggung mengenai regsosek sebagai bagian dari sistem pendataan sosial, meskipun tidak menjadi pembahasan utama dalam audiensi.

Melalui audiensi ini, YSL menekankan pentingnya transparansi dan akurasi dalam pendataan sebagai kunci agar bantuan sosial benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top