
Langkat, Jumat (13/3/2026) — Yayasan Srikandi Lestari bersama Kelompok Perempuan Jaya Lestari melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan hutan lindung Kwala Langkat pada Jumat (13/3). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kerusakan ekosistem yang terjadi di kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading.
Penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan pesisir yang mengalami kerusakan dalam beberapa waktu terakhir. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai dari abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut.
Penanaman mangrove ini juga menjadi bagian dari upaya merespon bencana yang terjadi di Sumatera, yang menyebabkan beberapa wilayah pesisir mengalami banjir dan tenggelam. Upaya ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk memperkuat perlindungan alami pesisir serta mengurangi risiko dampak bencana di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Srikandi Lestari bersama Kelompok Perempuan Jaya Lestari berharap dapat membantu memulihkan kondisi lingkungan di sekitar kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk keterlibatan aktif kelompok perempuan dalam upaya pelestarian lingkungan.
Para peserta kegiatan dengan semangat menanam bibit mangrove di area yang telah ditentukan di kawasan hutan lindung Kwala Langkat. Aksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.
Dengan penanaman 2.000 bibit mangrove ini, diharapkan kawasan pesisir di sekitar Suaka Margasatwa Karang Gading dapat kembali hijau dan berfungsi optimal sebagai benteng alami yang melindungi lingkungan serta mendukung keberlanjutan ekosistem di wilayah tersebut.





