Yayasan Srikandi Lestari Gelar Kegiatan Psikososial bagi Anak dan Masyarakat di Karo

Karo, 6 Oktober 2026 – Yayasan Srikandi Lestari mengadakan kegiatan psikososial di Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini diisi dengan edukasi mengenai perlindungan perempuan dan anak dari Kekerasan Berbasis Gender (KBG) di lokasi bencana serta aktivitas kreatif bagi anak-anak.

Pada sesi pagi, Yayasan Srikandi Lestari membagikan brosur berjudul “Panduan Ringkas Perlindungan Perempuan & Anak dari Kekerasan Berbasis Gender (KBG) di Lokasi Bencana”. Pembagian brosur ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak di situasi bencana.

Brosur Panduan Perlindungan Kekerasan Berbasis Gender-1
Brosur Panduan Perlindungan Kekerasan Berbasis Gender-2

Brosur tersebut memuat sejumlah informasi penting, meliputi pengenalan risiko di sekitar, hak-hak yang harus dipenuhi, bentuk-bentuk Kekerasan Berbasis Gender di lokasi bencana, dasar hukum perlindungan, serta kontak darurat untuk pelaporan. Melalui informasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenali potensi kekerasan, memahami hak-hak yang dimiliki, dan mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk memperoleh bantuan maupun melaporkan kejadian kekerasan.

Setelah istirahat dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas mewarnai yang diikuti oleh anak-anak. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, mengembangkan kreativitas, serta mengikuti aktivitas yang menyenangkan dalam suasana kebersamaan.

Selain mewarnai, anak-anak juga menampilkan beberapa tarian daerah. Penampilan tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan mengenal kekayaan budaya daerah.

Melalui kegiatan psikososial ini, Yayasan Srikandi Lestari berupaya menghadirkan ruang edukasi dan aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak di wilayah terdampak bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang perlindungan dari kekerasan berbasis gender sekaligus mendukung pemulihan psikososial melalui kegiatan yang aman, kreatif, dan menyenangkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top