
Yayasan Srikandi Lestari (YSL) menyelenggarakan kegiatan Wellbeing dan Collective Care bagi kelompok perempuan dari Desa Kwala Serapuh dan Kwala Langkat, Kabupaten Langkat pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pemulihan sekaligus penguatan bagi perempuan akar rumput yang selama ini terlibat dalam upaya menjaga lingkungan dan memperjuangkan kelestarian hutan Suaka Margasatwa Karang Gading.
Mengusung tema “Merawat Perjuangan Perempuan Akar Rumput”, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan psikososial kepada para perempuan pejuang lingkungan yang kerap menghadapi berbagai tantangan dalam mendampingi komunitasnya. Melalui pendekatan wellbeing dan collective care, peserta diajak untuk mengenali pentingnya merawat diri sendiri sebagai bagian dari keberlanjutan perjuangan sosial dan lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi yang dirancang untuk membantu pemulihan kondisi mental dan emosional. Kegiatan tersebut meliputi sesi healing, relaksasi sederhana, refleksi bersama, serta berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan rasa aman, memperkuat solidaritas, dan membangun kembali semangat para peserta.

Perwakilan Yayasan Srikandi Lestari menyampaikan bahwa perempuan di tingkat akar rumput sering kali memikul beban ganda, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam perjuangan mempertahankan ruang hidup komunitasnya. Oleh karena itu, upaya perawatan diri dan dukungan kolektif menjadi hal yang tidak kalah penting untuk memastikan para perempuan tetap memiliki daya juang yang kuat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang yang aman bagi perempuan untuk berbagi pengalaman, saling menguatkan, serta memulihkan energi setelah menghadapi berbagai tantangan dalam perjuangan menjaga lingkungan dan hak-hak masyarakat,” ujar perwakilan YSL.
Melalui kegiatan Wellbeing dan Collective Care ini, Yayasan Srikandi Lestari menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas perempuan akar rumput. Tidak hanya dalam aspek advokasi dan pengorganisasian masyarakat, tetapi juga dalam memastikan kesehatan mental dan kesejahteraan para perempuan yang berada di garis depan perjuangan.
Dengan terjaganya kondisi fisik, mental, dan emosional para perempuan pejuang lingkungan, diharapkan upaya perlindungan hutan Suaka Margasatwa Karang Gading serta penguatan komunitas di Kwala Langkat dan Kwala Serapuh dapat terus berjalan secara berkelanjutan.





